MENGAPA HARUS DI PROTEKSI ?
Petir merupakan permasalahan masyarakat modern yang terus meningkat sejalan dengan pertumbuhan teknologi. Masyarakat modern saat ini didukung oleh infrastruktur berupa fasilitas, sistem kelistrikan, telekomunikasi, data processing, instrumentasi dan peralatan kontrol. Semua infrastruktur tersebut sangat rentan terganggu oleh cuaca, khususnya cuaca yang dihasilkan oleh awan petir. Satu-satunya awan yang dapat menghasilkan petir adalah awan Cumulonimbus Cloud (CB).
Awan CB terbentuk dari Up-draft (udara naik ke atas akibat pemanasan permukaan tanah atau sifat orografis dari permukaan tanah tersebut), Aerosol (partikel yang mengambang dan bersifat higroskopis (menyerap air, seperti garam laut) atau partikel industri yang naik bersama up-draft) dan udara lembab (dibutuhkan untuk membentuk hailstone). Indonesia terletak di tropis dan memiliki banyak pulau serta hutan, sehingga awan CB sangat mudah terbentuk. Hal ini menjadikan Indonesia sebagai negara pemilik hari guruh tertinggi, dimana memiliki lebih dari
300 hari guruh per tahun versi Guinness World of Record.
APA AKIBATNYA JIKA TIDAK DI PROTEKSI ?
Petir dapat memberikan bahaya dan ancaman berupa sambaran langsung dan sambaran tidak langsung. Sambaran langsung petir menyebabkan efek hancur, mati, meledak dan terbakar pada objek yang disambar.
